Puisi-Berdoa dalam gulita

Judul : Berdoa dalam gulita

Oleh : Nina Rojanah


Pada gulita yang paripurna

Menjelma bak baswara purnama

Membaiat jiwa penuh paksa

Membalut luka dengan cinta


Ia beranjak dari sepi

Menyendiri sembari menyeruput kopi

Bergumul dengan jari-jemari

Merangkai sajak tak bertepi 


Sunyi adalah tawanan 

Meski harap sekilas pancaran

Sendiri menjadi pilihan

Meski kupu-kupu kerap berkeliaran


Sunyi menyelinap dalam sujud

Sembahyang tak rupa wujud

Berharap untaian doa terwujud 

Tak berwujud 


Dikala malam penuh kegelapan

Tuhan mendengar tangisan

Manusia meminta segala harapan

Dengan air mata tak berkesudahan 


Yogyakarta, 22 Februari 2023

Comments

Popular posts from this blog

Si Bungsu dalam Lika-liku Perantauan

Peran Aktif Mahasiswa Menangkal Paham Radikalisme dalam Konteks Beragama di Indonesia dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi di Era Society 5.0

Perjalanan Penulis Muda NU, Muhammad Assegaf dalam Dunia Literasi