Posts

Showing posts from February, 2023

Puisi-Kangen

KANGEN Karya : WS Rendra Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku menghadapi kemerdekaan tanpa cinta kau tak akan mengerti segala lukaku kerna luka telah sembunyikan pisaunya. Membayangkan wajahmu adalah siksa. Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan. Engkau telah menjadi racun bagi darahku. Apabila aku dalam kangen dan sepi itulah berarti aku tungku tanpa api.

Puisi-Berdoa dalam gulita

Judul : Berdoa dalam gulita Oleh : Nina Rojanah Pada gulita yang paripurna Menjelma bak baswara purnama Membaiat jiwa penuh paksa Membalut luka dengan cinta Ia beranjak dari sepi Menyendiri sembari menyeruput kopi Bergumul dengan jari-jemari Merangkai sajak tak bertepi  Sunyi adalah tawanan  Meski harap sekilas pancaran Sendiri menjadi pilihan Meski kupu-kupu kerap berkeliaran Sunyi menyelinap dalam sujud Sembahyang tak rupa wujud Berharap untaian doa terwujud  Tak berwujud  Dikala malam penuh kegelapan Tuhan mendengar tangisan Manusia meminta segala harapan Dengan air mata tak berkesudahan  Yogyakarta, 22 Februari 2023

Fungsi Agama Bagi Lansia

 Spiritualitas merupakan kualitas dasar manusia yang dialami oleh setiap orang dari semua keyakinan dan bahkan oleh orang-orang yang tidak berkeyakinan tanpa memandang ras, warna, asal negara, jenis kelamin, dan usia. Spiritualitas mencakup hubungan dengan diri sendiri, hubungan dengan alam harmonis, hubungan dengan orang lain, dan hubungan dengan ketuhanan (Hamid, 2009). Secara umum, agama berfungsi sebagai pembimbing dalam hidup, Penolong dalam kesukaran, dan penentram batin .  Masa lanjut usia (lansia) merupakan masa paling akhir dari siklus kehidupan manusia. Seseorang dikatakan lanjut usia apabila berusia 65 tahun ke atas. Lansia bukan suatu penyakit, namun merupakan tahap lanjut dari suatu proses kehidupan yang ditandai dengan penurunan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan stres lingkungan (Efendi & Makhfudli, 2009). Sedangkan fungsi agama bagi lansia secara signifikan membantu lansia dan pemberi layanan untuk beradaptasi terhadap perubahan yang diakibatkan oleh...

Peran Aktif Mahasiswa Menangkal Paham Radikalisme dalam Konteks Beragama di Indonesia dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi di Era Society 5.0

Radikalisme adalah paham atau aliran yang mengingikan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis dan revolusioner. Dalam konteks kebahasaan, radikalisme berasal dari bahasa latin, yakni radix, yang artinya akar. Radikalisme muncul umumnya dihipotesakan karena tersumbatnya kebebasan dan perasaan tidak adil minoritas atas perlakuan mayoritas, dapat berupa ketidakadilan dalam bidang keagamaan, sosial, dan politik. Azca menyatakan bahwa ”radikalisme diyakini sebagai phenomena sosial dan politik yang muncul akibat disorganisasi dalam masyarakat” (Azca, Muhammad , 2013). Paham radikalisme menjadi ancaman yang serius bagi keberlangsungan beragama dan bernegara. Dikalangan masyarakat, kelompok radikal seringkali dikaitkan dengan agama Islam, inilah persepsi yang harus kita luruskan. Sudah jelas dipaparkan arti dari radikalisme bukanlah sebuah paham yang bersumber dari agama atau keyakinan, melainkan lahir dari kelompok minoritas yang menginginkan kebebasa...

Know Yourself

Manusia adalah makhluk sosial yang dikaruniai akal dan pikiran sehingga dapat menilai dan menganalisis banyak hal. Dalam menilai suatu predikat baik maupun buruk tentunya setiap manusia berbeda-beda tergantung pada apa yang ditautkan dengan sumbernya. Permasalahan yang seringkali ditemukan oleh seorang praktisi baik psikolog maupun konselor. Berkenaan dengan penilaian orang lain, yang seringkali membebani adalah manusia itu sendiri, seperti dalam kalimat yang diutarakan oleh G Corey, “Dalam mencari jati diri, kebanyakan orang lebih percaya dengan apa yang dikatakan orang lain dari pada percaya pada diri sendiri, sehingga hilangnya prinsip hidup yang seharusnya dibangun dari dalam diri.” Dengan kata lain, dalam menjalani kehidupan kita seringkali terpengaruh oleh standar hidup dari orang lain. Misalnya, pandangan orang baik dikenal mempunyai sikap lemah lembut dalam berkomunikasi, tidak boleh kasar, dan standar lainnya sampai pada titik kita tidak punya kebebasan dan kemerdekaan untuk m...