Posts

Perjalanan Penulis Muda NU, Muhammad Assegaf dalam Dunia Literasi

Dalam proses karya tulis tentu memiliki khazanah cerita menarik yang tertuang dalam imajinasi, dan kaidah bahasa. Setiap sudut pandang dalam sebuah topik yang dibicarakan, tidak semua orang lihai dan menikmati proses transfer gagasan yang tertuang dalam tulisan. Muhammad Assegaf, salah satu penulis muda Nahdlatul Ulama di Kabupaten Cirebon  mampu menyulap setiap diksi yang lahir dari imajinasi dan ilmiah dengan berbekal teoritis, lahirlah tulisan-tulisan yang indah buah dari gagasannya.  Ia menggeluti dunia kepenulisan mulai dari Esai, Opini, Puisi, dan Cerpen. Keterampilan menulis yang ia kembangkan berawal dari usia 17 Tahun, saat duduk dibangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Awalnya tulisannya dinilai sepele oleh teman-temannya, namun hal tersebut tidak melemahkannya untuk terus berkarya, dalam setiap pekan tulisannya di publish di mading sekolah. Menurut hasil wawancara yang dilakukan oleh penulis, ia terinspirasi menulis dari sebuah film yang diangkat dari sebuah novel ...

Si Bungsu dalam Lika-liku Perantauan

#sharingtime Sebelum meninggalkan kampung halaman, baik untuk mondok, kuliah, ataupun merantau bekerja, tradisi di keluarga kami adalah sowan ke kyai setempat. Begitupun dengan saya ketika ingin melanjutkan pendidikan di Yogyakarta. Tentunya selain berharap keberkahan, pun juga supaya bisa mendapatkan support secara spiritual dalam bentuk wejangan, doa, dan amalan 'wirid' yang bisa di implementasikan dikemudian hari.  Support dalam bentuk spiritual ini jarang sekali didapatkan dalam budaya modernisasi, secara global umumnya hanya bertaut pada support system dan materil. Misalnya "Semangat belajarnya, baik-baik ya disana, jaga diri, jangan boros, ini uang sekian buat 1 bulan".  Berbeda cerita dengan orang tua jaman dulu yang dengan sederhana berpesan "Ojo tinggal sholat, ngaji, lan poso Senin Kamis, awake di jaga", serta memberi amalan wiridan. Dan yang saya dapatkan kemarin adalah kurang lebih pak yai berpesan yang intinya jangan jadi orang yang pesimis, dar...

Puisi Akrostik - Muhammad Assegaf

Muhammad Assegaf  Karya : Nina Rojanah Meraki adalah jiwanya  Untaian kalimat eonia mempesona Hati yang gigih  Adorasi penuh bakti  Menunaikan hari tanpa letih Merawat generasi  Afsun yang melekat Dekap cita bulat-bulat Anca tak menghalangi  Semangat membara Semakin kuat  Enggan beristirahat  Gagas sana sini  Agaknya  Fantasi menjadi elogi Yogyakarta, 05 Maret 2023

Puisi-Kangen

KANGEN Karya : WS Rendra Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku menghadapi kemerdekaan tanpa cinta kau tak akan mengerti segala lukaku kerna luka telah sembunyikan pisaunya. Membayangkan wajahmu adalah siksa. Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan. Engkau telah menjadi racun bagi darahku. Apabila aku dalam kangen dan sepi itulah berarti aku tungku tanpa api.

Puisi-Berdoa dalam gulita

Judul : Berdoa dalam gulita Oleh : Nina Rojanah Pada gulita yang paripurna Menjelma bak baswara purnama Membaiat jiwa penuh paksa Membalut luka dengan cinta Ia beranjak dari sepi Menyendiri sembari menyeruput kopi Bergumul dengan jari-jemari Merangkai sajak tak bertepi  Sunyi adalah tawanan  Meski harap sekilas pancaran Sendiri menjadi pilihan Meski kupu-kupu kerap berkeliaran Sunyi menyelinap dalam sujud Sembahyang tak rupa wujud Berharap untaian doa terwujud  Tak berwujud  Dikala malam penuh kegelapan Tuhan mendengar tangisan Manusia meminta segala harapan Dengan air mata tak berkesudahan  Yogyakarta, 22 Februari 2023

Fungsi Agama Bagi Lansia

 Spiritualitas merupakan kualitas dasar manusia yang dialami oleh setiap orang dari semua keyakinan dan bahkan oleh orang-orang yang tidak berkeyakinan tanpa memandang ras, warna, asal negara, jenis kelamin, dan usia. Spiritualitas mencakup hubungan dengan diri sendiri, hubungan dengan alam harmonis, hubungan dengan orang lain, dan hubungan dengan ketuhanan (Hamid, 2009). Secara umum, agama berfungsi sebagai pembimbing dalam hidup, Penolong dalam kesukaran, dan penentram batin .  Masa lanjut usia (lansia) merupakan masa paling akhir dari siklus kehidupan manusia. Seseorang dikatakan lanjut usia apabila berusia 65 tahun ke atas. Lansia bukan suatu penyakit, namun merupakan tahap lanjut dari suatu proses kehidupan yang ditandai dengan penurunan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan stres lingkungan (Efendi & Makhfudli, 2009). Sedangkan fungsi agama bagi lansia secara signifikan membantu lansia dan pemberi layanan untuk beradaptasi terhadap perubahan yang diakibatkan oleh...

Peran Aktif Mahasiswa Menangkal Paham Radikalisme dalam Konteks Beragama di Indonesia dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi di Era Society 5.0

Radikalisme adalah paham atau aliran yang mengingikan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis dan revolusioner. Dalam konteks kebahasaan, radikalisme berasal dari bahasa latin, yakni radix, yang artinya akar. Radikalisme muncul umumnya dihipotesakan karena tersumbatnya kebebasan dan perasaan tidak adil minoritas atas perlakuan mayoritas, dapat berupa ketidakadilan dalam bidang keagamaan, sosial, dan politik. Azca menyatakan bahwa ”radikalisme diyakini sebagai phenomena sosial dan politik yang muncul akibat disorganisasi dalam masyarakat” (Azca, Muhammad , 2013). Paham radikalisme menjadi ancaman yang serius bagi keberlangsungan beragama dan bernegara. Dikalangan masyarakat, kelompok radikal seringkali dikaitkan dengan agama Islam, inilah persepsi yang harus kita luruskan. Sudah jelas dipaparkan arti dari radikalisme bukanlah sebuah paham yang bersumber dari agama atau keyakinan, melainkan lahir dari kelompok minoritas yang menginginkan kebebasa...